"Perbedaannya kita pakai lebih hemat ya, jadi bobotnya lebih ringan 3,5 kg dari engine sebelumnya," ungkap Direktur Technical dan Project Planning & Management Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Yui Hastoro S kepada wartawan, di Karawang, Jawa Barat, Senin (25/7/2016).
Mesin ini menjadi mesin Toyota pertama di dunia yang mengimplementasikan proses produksi berada dalam satu atap dengan konsep Through Line. Mesin ini menggunakan dua teknik baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknik baru tersebut juga dikatakan Yui akan membuat pembakaran lebih efisien. "Sehingga nantinya dia akan lebih efisein dalam pembakaran," tambah Yui. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu