Dalam sebuah wawancara dengan Car Advice tahun 2015, CEO dan Presiden Hyundai Motor Amerika Dave Zuchowski mengatakan, proyek mobil pikap itu sebenarnya sudah disetujui dan tinggal menunggu diumumkan saja.
"Bagaimana cara mudah mengatakannya ya⦠Kami menunggu lebih dari sekedar pengumuman dibanding persetujuan kan. Belum resmi, kami menunggu saat yang tepat," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencana ini telah berubah, itu tidak akan diluncurkan sebelum tahun 2020. Kami punya perencanaan yang serius, tapi belum berkomitmen untuk memproduksinya dan kami belum bisa tentukan kapan," ujar Grant seperti detikOto kutip dari Carscoops, Rabu (13/7/2016).
Pada pameran Detroit Motor Show Januari 2015 lalu, Hyundai menampilkan konsep pikap yang disukai masyarakat Amerika. Pabrikan itu mengklaim, meski tongkrongan mobil itu berwujud pikap, namun bukanlah pikap biasa. Mobil itu, didesain untuk memenuhi harapan sebagian konsumen yang ingin mengekspresikan diri, efisiensi dan kemampuan manuver dari mobil.
Mobil persilangan antara SUV dan pikap itu mengusung mesin 2.000 cc berturbocharger yang mampu menyemburkan tenaga hingga 190 hp dan torsi 406 Nm, Konsumsi bahan bakarnya mencapai 7,8 liter per 100 kilometer. Sistem penggerak rodanya menggunakan teknologi khas Hyundai yakni HTRAC All Wheel Drive System.
Produsen mobil asal Negeri Ginseng itu mengaku optimistis, dengan mobil anyar itu pihaknya bisa menggaet konsumen crossover dan sedan. Terutama mereka yang menginginkan mobil dengan kegunaan maksimal dan tanpa kompromi. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas