"Ya masih di studi," ungkap I Made Dana Tangkas, Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN.
Untuk memproduksi Toyota Sienta dengan tenaga hybrid masih menunggu regulasi dan kesiapan infrastruktur pendukung. Salah satunya yang tengah digodok yakni lewat program Low Carbon Emission Program (LCEP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebijakan pemerintah terkait hybrid melihat di LCEP dulu nanti. Belum ada payungnya. LCEP diharapkan nanti bisa untuk bio fuel, gas, bio diesel, bio ethanol atau hybrid. Selain itu, perlu infrastruktur dan awareness kepada masyarakat terkait teknologi," tambah Made.
Indonesia merupakan negara kedua setelah Jepang yang memproduksi MPV Toyota Sienta. Memulai debut dalam Indonesia International Motor Show (IIMS), Sienta telah mencuri perhatian masyarakat di Indonesia.
Mobil berkapasitas 7 penumpang itu dipasarkan dengan harga mulai Rp 230 juta untuk tipe E M/T hingga Rp 295 juta untuk tipe Q transimisi CVT. (nkn/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk