Diberitakan Reuters dari laporan The Star, Selasa (28/6/2016), seorang wanita berusia 44 tahun yang mengemudikan Honda City ditemukan dengan luka di dadanya dari item yang keluar dari setir. Airbag sisi pengemudi ditemukan pecah selama kecelakan.
Wanita itu kemudian meninggal di tempat kejadian kecelakaan. Kecelakaan ini terjadi pada akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah Honda City model tahun 2005. Sejak Mei 2015 lalu, mobil tersebut sudah diumumkan ditarik untuk penggantian inflator airbag di sisi pengemudi dan penumpang.
Menurut Honda, tiga kali pemberitahuan recall telah dikirim ke pemilik mobil yang terlibat dalam kecelakaan fatal ini. Namun, perbaikan mobil itu belum tercatat.
Untuk diketahui, inflator airbag Takata ini dideteksi berpotensi mengembang secara berlebih (over deployment) akibat tekanan gas yang berlebihan sehingga berpotensi membahayakan pengemudi dan atau penumpang depan pada saat terjadi kecelakaan.
Di Indonesia, Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek Honda telah mengumumkan kampanye recall akibat masalah yang sama.
Model mobil yang terpengaruh adalah:
- 2.856 unit Honda Accord produksi 2004 β 2007
- 16.276 unit Honda Civic produksi tahun 2002 β 2011
- 41.538 unit Honda City produksi tahun 2004 β 2013
- 104.651 unit Honda CR-V produksi tahun 2002 β 2012
- 199.167 Honda Jazz produksi tahun 2004 β 2014
- 2.526 unit Honda Stream produksi tahun 2002 β 2006. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk