Hal itu disampaikan Direktur Komunikasi dan Hubungan Eksternal PT General Motors Indonesia, Yuniadi Haksono. Ia mengatakan GM melalui produk Chevrolet difokuskan untuk melayani konsumen anti mainstream dan tampil beda.
"Ya saya pikir masing-masing memiliki kekuatan tersendiri. Kami respect terhadap strategi masing-masing pemain. Dalam hal ini, Chevrolet lebih dikhususkan kepada konsumen anti mainstream. Jadi bukan tipe orang yang dalam satu komplek rumah punyanya merek A, terus dia ikutan," ujar Yuniadi, Kamis (23/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada strategi yang salah. Masing-masing memiliki strategi dan kami sangat yakin dengan strategi Chevrolet di Indonesia. Kita punya konsumen beda dan tidak ada saling mengganggu dalam hal ini karena memang target yang disasar berbeda. Ini uniknya di Indonesia," tandas Yuniardi. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Ini Masalah Teknis yang Bikin Taksi Listrik Berhenti di Perlintasan KA