"Di dunia penjualan sedan sangat tinggi, semuanya mencintai sedan. Jika melihat portpolio kami, kami lebih sering memperkenalkan sedan. Karena untuk mendapatkan kesan sport jelas harus sedan. Namun market saat ini banyak yang menanyakan SUV, oleh sebab itu kami memperkenalkan F-Pace. Sehingga model ini, menjadi model yang penting untuk kami di dunia, begitu juga dengan di Indonesia," kata Chief Operating Officer PT Grand Auto Dinamika, Roland Staehler.
Sedan dan SUV merupakan segmen yang benar-benar berbeda. Namun nama besar Jaguar, memungkinkan SUV Jaguar akan menyajikan performa terbaik layaknya sedan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya juga menjelaskan, perbedaan mendasar akan SUV dan Sedan. "Pertama, berbeda produksinya, saya rasa SUV itu memiliki perubahan dari kecil ke besar, dari pendek ke tinggi, lebih besar, dan ini yang membuat mobil ini bisa diterima degan baik," tutur Roland.
"Kedua, mesin dan transmsisi yang berbeda, membuat dirinya bisa lebih baik konsumsi bahan bakar. Ketiga, posisi berkendara yang lebih tinggi. Jadi ini yang membuat SUV akan popular dibandingkan sedan, dan tidak menutup kemungkinan SUV bisa mengkalahkan sedan," tambahnya.
Meski demikian, Roland juga mengatakan model sedan tidak akan bisa begitu saja dikalahkan SUV.
"Kami percaya pada segmen SUV, tentu ini bisa meningkatkan penjualan Jaguar di dunia. Tapi ini berbeda market, sedan masih akan tetap menjadi dominan, seperti di China dan Amerika. Sedan tidak akan mati, namun akan ada campuran akan market antara sedan dan SUV. Akan tetapi di Indonesia SUV semakin digemari," ucapnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!