Ini Sebabnya New Honda Brio Kini Lebih Bertenaga

Ini Sebabnya New Honda Brio Kini Lebih Bertenaga

Niken Purnamasari - detikOto
Jumat, 03 Jun 2016 10:30 WIB
Ini Sebabnya New Honda Brio Kini Lebih Bertenaga
Foto: Niken Purnamasari
Bogor - Honda Brio hadir dengan mesin yang lebih bertenaga dibanding model sebelumnya. Penambahan tenaga membuat mobil yang diluncurkan dalam dua varian yakni RS dan Satya itu kini memiliki tenaga 90 PS dari sebelumnya 88 PS.

Dijelaskan Manager Service Division PT Honda Prospect Motor, Muhammad Zuhdi tenaga yang bertambah pada New Honda Brio disebabkan perubahan pada teknologi yang terdapat pada mesin, mulai dari piston pattern coat, mo shot coating on main bearing, plastic intake manifold, dan cooling control sparer.

"Kalau kita dari sisi teknologi mesin disini terdapat beberapa perubahan yang membuat engine Honda New Brio 2016 powernya naik menjadi 90 Ps. Yang pertama adalah ada piston Pattern Coat. Di piston itu ada spot spot hitam yang merupakan unsur molibdenum. Jadi pada saat piston naik pada sisi silinder terjadi pelumasan yang efektif sehingga piston itu akan berkerja semakin smooth atau dapat meningkatkan ketahanan aus piston dan dinding silinder," jelas Zuhdi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagian kedua yakni mo shoot coating on main bearing dijelaskan lebih lanjut oleh Zuhdi merupakan bagian yang dapat meningkatkan ketahanan aus pada main bearing. Sedangkan plastic intake manifold berguna untuk mengurangi berat dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

"Yang kedua yaitu Mo shoot Coating on main bearing. Bearing tersebut dilapisi oleh molibdenum supaya gaya geseknya berkurang sehingga putaran dari porosnya lebih efektif. Selanjutnya Plastic Intake Manifold tujuannya adalah untuk menurunkan bobot dari engine tersebut. Jika bobotnya berkurang otomatis energi yang dihasilkan dari ruang bakar berupa tenaga, itu tenaganya akan menajdi semakin meningkat," lanjutnya.

Komponen terakhir pada mesin yang membuat New Honda Brio semakin bertenaga yakni cooling control sparer. Fungsinya yaitu untuk menjaga temperatur mesin sehingga viskositas oli terjaga serta menjaga gesekkan antara piston dan dinding silinder untuk efisiensi bahan bakar.


(nkn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads