"Oli itu dia ada indikatornya. Kalau indikator nyala ya ganti oli, sesuai servis berkala," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy di sela acara media test drive All New Honda Civic di Bandung, Rabu (25/5/2016).
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Technical & Waranty Manager Service Division HPM, Muhamad Zuhdi menjelaskan, konsumen akan diingatkan kapan harus mengganti oli. Sebab, oli akan berhubungan langsung dengan kinerja mesin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Customer akan diingatkan kapan mengganti oli. Kapan customer harus melakukan penggantian oli ada di odometernya. Karena oli kan berhubungan dengan kinerja mesin. Semakin maksimal kinerja mesin, artinya sirkulasi olinya itu semakin berat. Mungkin di situ terjadi perubahan viskositas oli," jelas Zuhdi.
Dia melanjutkan, dalam jangka pendek mungkin tidak ada perubahan pada mesin. Namun, jika keterlambatan penggantian oli dilakukan terus-menerus, maka mesinnya akan bermasalah.
"Secara tidak langsung akan terasa ketika suara mesin kasar, itu akan berefek ke yang lainnya," ucap Zuhdi. (rgr/nkn)













































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?