Namun, seperti dilansir BBC, Selasa (17/6/2016), Nissan melalui pernyataan resminya membantah telah memanipulasi emisi pada kendaraan yang dijualnya. Nissan menegaskan, pabrikan itu menjual kendaraan sesuai aturan di setiap negara.
"Nissan tidak memanipulasi data pada kendaraan kami. Nissan Qashqai telah dihomologasi dengan benar sesuai peraturan Korea. Nissan belum dan tidak menggunakan perangkat pengurangan emisi yang ilegal di salah satu mobil yang kami buat," ujar Nissan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui pengujian yang ketat dan menggunakan standar yang sama dengan tes Korea, otoritas Uni Eropa telah menyimpulkan bahwa kendaraan Nissan yang mereka uji tidak menggunakan perangkat ilegal," tegas Nissan.
Meski kesimpulan pemerintah Korea tidak sama dengan regulator di negara lainnya, Nissan akan menilainya dengan hati-hati dan mempertimbangkan langkah ke depan yang tepat.
Untuk diketahui, pemerintah Korea Selatan meminta Nissan untuk menarik ratusan mobil yang dijual di Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan telah menemukan bahwa Nissan membuat data hasil emisi yang tidak sesuai dengan kenyataannya pada model Nissan Qashqai. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer