Outlet Surya Batara Mahkota (SBM) Ende hadir dengan fasilitas 3S (Sales, Service, Spareparts),Β untuk menjawab kebutuhan konsumennya, sekaligus meningkatkan bisnis Suzuki di wilayah Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Timur.
Outlet SBM Ende yang berlokasi di Kabupaten Ende, provinsi NTT, hadir sebagai outlet 3S baru Suzuki ke-3 di tahun 2016, setelah diresmikannya outlet 'Sumber Baru Mobil (SBM) Ringroad Selatan' Yogyakarta, Jawa Tengah (14/04) dan 'Nusa Sarana Citra Bakti (NSCB) Burlian' Palembang,Β Sumatera Selatan (25/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hadirnya outlet ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen mobil Suzuki dalam layanan purnal jual dan penjualan yang kian meningkat di wilayah ini. Dengan beroperasinya outlet SBM Ende ini, diharapkan dapat memperluas dan meningkatkan bisnis Suzuki di wilayah Nusa Tenggara Timur khususnya di kabupaten Ende dan sekitarnya, dimana saat ini, Suzuki telah menguasai market share sebesar 43% di wilayah NTT dan 63% di wilayah Ende, sehingga SBM Ende telah mengukuhkan posisi pangsa pasar nomor 1 bagi penjualan mobil Suzuki di dua wilayah ini," ujar Managing Director Automobile Marketing PT. SISΒ Seiji Itayama.Β
Outlet SBM Ende berlokasi di Jl. Gatot Subroto Kel. Mautapaga, Ende, NTT, yang memiliki bangunanΒ danΒ fasilitasΒ terkiniΒ denganΒ desainΒ danΒ standarΒ Suzuki.Β OutletΒ ini berdiri di atas lahan seluas 1.299 m2, dan memiliki bangunanΒ showroom 2 lantai;Β masing-masingΒ lantai 1 showroomΒ seluasΒ 288 m2,Β lantai 2 seluasΒ 372,5 m2Β danΒ bengkel seluasΒ 504 m2, sarana pendukung 180,5 m2 dengan total bangunan seluasΒ 1.345 m2.
Sedangkan untuk fasilitas bengkel, dilengkapi dengan kapasitas servis, sepertiΒ 5 stall, Smart Diagnostic Tester (SDT), Suzuki Special Tools (SST), Digital Battery Tester serta express maintenance, sehingga total kapasitas bengkel baru ini mampu menampung lebih dari 15 unit per hariny (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu