Dilansir Automotive News, pergantian nama tersebut bakal dimulai pada April 2017. "Kami ingin Subaru menjadi merek global yang menarik dan lebih tumbuh," tulis pernyataan Subaru, Kamis (12/5/2016).
Sepanjang 2015, penjualan Subaru didominasi di wilayah Amerika Utara dengan peningkatan 11 persen yaitu 630 ribu unit. Sementara di Eropa, penjualan Subaru tercatat tak menunjukkan pergerakan dengan total 48 ribu unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Model terbaru itu bakal menggunakan sistem khas Subaru yakni Symmetrical All-Wheel Drive. Peluncuran SUV anyar tersebut diharapkan bakal meningkatkan penjualan Subaru di pasar ASEAN. (nkn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan