Ini Perubahan BMW X1 Generasi Teranyar

Ini Perubahan BMW X1 Generasi Teranyar

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 11 Mei 2016 15:09 WIB
Ini Perubahan BMW X1 Generasi Teranyar
Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - BMW Indonesia telah meluncurkan All New BMW X1. SUV kompak yang dirakit ini pun mengalami serangkaian perubahan.

Mulai dari eksterior, interior hingga mesinnya telah diperbarui. Mobil ini hadir dengan karakter yang lebih sporty dan tegas. Selain itu, BMW X1 juga diklaim nyaman dengan ruang yang lebih luas, kualitas premium pada setiap detailnya dan fitur berkelas.

Agar lebih jelas, berikut detikOto sajikan spesifikasi All New BMW X1 hasil rakitan lokal.

1. Eksterior

Foto:Rangga Rahadiansyah
BMW X1 generasi terbaru memiliki panjang 4.439 milimeter, lebar 1.821 milimiter, dan tinggi 1.598 milimeter. Proporsi model all-new BMW X1 ini tetap sesuai dengan konsep Sports Activity Vehicle (SAV) kompak.

SUV baru ini lebih tinggi hingga 53 milimeter jika dibandingkan dengan pendahulunya. Hal itu dimaksimalkan demi menciptakan ruang yang lebih lapang di bagian interior.

Impresi atletik yang tercipta dari bagian samping kendaraan disempurnakan dengan garis atap berbentuk wedge yang dinamis. Ditambah lagi dengan garis-garis berkarakter yang menarik perhatian, serta jendela yang meruncing ke bagian belakang.

Layaknya desain body depan, apron belakang memiliki ground clearance yang lebih tinggi.Β  Dengan pilihan lampu full-LED di bagian belakang, dua baris lampu berbentuk L menghasilkan cahaya yang semakin terang.

Bentuknya yang pipih dan panjang menekankan lebar bagian belakang body, dipadu dengan desain aeroblade vertikal berwarna hitam yang terintegrasi dengan roof spoiler sehingga memberikan kesan sporty.

All new BMW X1 tersedia dalam 12 pilihan warna yaitu Mineral Grey, Black Saphire, Mediteranian Blue, Mineral White, Glacier Silver, Atlantic Grey, Chesnut Bronze, Alpine White, Black, Platinum Silver, Sparkling Brown, dan Sparkling Storm.

All-new BMW X1 ditawarkan dalam dua varian, BMW X1 sDrive18i dan BMW X1 sDrive18i xLine. Bagian eksterior dari varian xLine dilengkapi BMW kidney grille dengan kisi-kisi yang terbuat dari aluminium pada bagian depan. Karakter kokoh khas varian xLine juga diperkuat dengan adanya aksen silver di bagian saluran udara, side skirts dan bagian pelindung underbody.


2. Interior

Foto: Dadan Kuswaraharja

Fitur lain milik all new BMWΒ X1 yang unik dalam segmen kompak adalah desain interior yang memberikan jaminan kenyamanan berkendara terbaik. Dengan posisi duduk yang sedikit lebih tinggi layaknya keluarga BMW X pada umumnya, interpretasi baru dari kokpit khas BMW berfokus pada pengemudi, serta tampilan yang elegan, dan lapang, yang dilengkapi dengan suasana mewah yang terasa dari penggunaan material berkualitas tinggi dipadu dengan keterampilan tangan para ahli.

Trim interior terdiri dari paduan material kain dan kulit dalam warna Granite Brown/Black dengan aksen hitam dan dashboard high-gloss berwarna hitam dengan aksen Pearl Gloss Chrome.

Dengan keseimbangan dari kokpit yang memberikan fokus lebih pada pengemudi dan bentuk dashboard yang elegan serta lapang, interior all new BMW X1 sangat sesuai dengan konsep klasik sebuah Sports Activity Vehicle. Desain panel instrumen dan konsol tengah yang datar dan mengarah pada pengemudi membuat pengendalian kendaraan semakin mudah.

Sistem operasi iDrive dengan Control Display hadir dalam bentuk monitor 6,5 inchi. Garis pada interior dan kisi pendingin udara dilengkapi dengan aksen silver untuk memperkaya tampilan dashboard.

BMW Apps, sebagai salah satu contoh, membawa aplikasi smartphone--seperti BMW Connected--ke dalam kendaraan dan menghidupkan fitur-fitur inovatif di dalamnya. Fasiltias sambungan audio melalui USB, AUX-IN dan Bluetooth memungkinkan musik dapat dimainkan di BMW HiFi loudspeaker dengan amplifier berkekuatan 205 W.

Sistem navigasi yang mutakhir pada al new BMW X1 ini menyediakan peta yang sangat detail dengan berbagai sudut pandang yang mempermudah pengemudi menemukan rute terbaik. Pengemudi dapat memilih beberapa tampilan rute seperti tanda panah, map yang mengarah ke utara, map dengan tujuan khusus dan juga perspektif 3D.

Sistem navigasi ini di kendalikan dengan menggunakan iDrive Controller dengan direct select menu dan voice control. Sistem ini akan membantu pengemudi sampai dalam keadaan aman, cepat dan efisien.Β 

Posisi duduk pada BMW X1 terbaru lebih tinggi 36mm di depan dan 64mm di belakang jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ruang kaki pada baris kedua telah bertambah hingga 66 mm melalui kursi belakang yang dapat diatur, dengan kapasitas bagasi 505 liter menunjukkan peningkatan hingga 85 liter dari generasi pertama X1, itu pun dapat bertambah hingga 1.550 liter dengan melipat bangku baris kedua yang memiliki konfigurasi 40:20:40. Bangku tersebut juga dapat maju dan mundur sejauh 13mm dengan konfigurasi 60:40. Sudut sandaran kursi dapat diatur sesuai keiinginan, pun proses melipat bangku baris kedua dapat dilakukan dari belakang melalui sentuhan tombol.

Konektivitas tinggi dan infotainment.
BMW sadar akan keuntungan dan potensi dari konektivitas antara kendaraan, pengemudi dan lingkungan sekitar dengan menggabungkan seluruh elemen tersebut dalam dunia digital yang tersambung dengan kendaraan, dikenal dengan pengembangan BMW ConnectedDrive. BMW ConnectedDrive mengombinasikan sistem yang membantu pengemudi dan juga layanan mobile, yang ditawarkan sebagai pilihan standar atau tambahan.

3. Mesin Baru dengan Teknologi EfficientDynamics

Foto: Dadan Kuswaraharja
All new BMW X1 sDrive18i menggunakan mesin dan teknologi sasis terbaru. Kedua model memiliki exhaust system dengan desain twin-tailpipe yang menekankan lebih jauh karakter sporty all new BMW X1.

Model ini dilengkapi dengan mesin bensin tiga silinder berkapasitas 1,5 liter yang menghasilkan tenaga maksimum hingga 136 daya kuda pada 4.400 rpm dan torsi maksimum hingga 220 Nm pada putaran 1.250 rpm. Mesin dipasangkan dengan transimisi Steptronic delapan-percepatan.

Alhasil, all new BMW X1 dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 9,7 detik dan memiliki konsumsi bahan bakar rata-rata 18.9 km/l serta emisi CO2 124 g/km [sesuai dengan siklus tes rata-rata EU].

Sementara itu, teknologi sasis dari X1 telah dikembangkan secara menyeluruh untuk model terbaru ini dan kini telah menggunakan suspensi single-joint strut di bagian depan dan multi-link axle di bagian belakang. Aluminium swivel bearings, axle carriers dan control arms yang terbuat dari baja berkekuatan tinggi, mengurangi berat dan meningkatkan kekakuan as roda depan, sehingga memberikan respon belokan yang tangkas dan ketepatan saat mengubah jalur.

As roda belakang juga menggunakan material yang sama, yaitu baja dengan kekuatan tinggi. Kelincahan dan kenyamanan pada the all-new BMW X1 juga didukung perpaduan anti-roll bars berbentuk silinder pada as roda depan dan belakang, pemasangan as roda yang inovatif dan elastokinematics yang secara khusus diselaraskan, serta koneksi suspensi ke body lewat three-way support mounts yang canggih.

4. Fitur

Foto: Dadan Kuswaraharja
Fitur standar the all-new BMW X1 meliputi layanan Servotronic speed-sensitive steering. Sistem ini memungkinkan manuver parkir dan perpindahan jalur yang aman dan nyaman dengan kemudi yang lincah. Dan, pada kecepatan yang lebih tinggi, pengemudi juga dapat mengandalkan kemudi yang presisi dan kestabilan khas BMW.

Tombol Driving Experience Control pada konsol tengah memungkinkan pengemudi untuk mengubah karakter berkendara semakin sporty, menjadi lebih nyaman, atau lebih efisien. Tombol yang mengaktifkan mode COMFORT, SPORT atau ECO PRO akan mengubah respon akselerasi dan juga sensivitas kemudi.

Karakteristik transmisi otomatis dan peredaman suspensi juga berubah sesuai dengan mode yang dipilih. Pada mode ECO PRO yang diaktifkan melalui tombol Driving Experience Control, pengemudi dapat mengaktifkan fungsi coasting. Pada kecepatan antara 50 sampai 160km/jam, putaran mesin akan segera berkurang ketika pengemudi mengangkat kaki dari akselerator.

Efisiensi lebih jauh juga tercapai dengan penggunaan reduced-friction wheel bearings dan ban dengan resistansi putaran yang lebih rendah.

Sistem Dynamic Stability Control (DSC) tersebut meliputi fitur-fitur seperti Anti-lock Braking System (ABS), Dynamic Traction Control (DTC), Cornering Brake Control (CBC), Dynamic Brake Control (DBC), Brake Assist system, Fading Compensation, Dry Braking function dan Start-Off Assistant.

Teknologi lain yang tersedia sebagai pilihan yaitu fungsi trailer stabilization, Active Differential Brake (ADB), Attentiveness Assistant dan Performance Control. Ketika DSC dimatikan, fungsi penguncian elektronik pada as roda depan – Electronic Differential Lock Control (EDLC) – akan aktif. Pada tikungan tajam, teknologi tersebut menghentikan putaran roda sebagaimana diperlukan dan memastikan tenaga dialihkan ke roda lainnya.

Halaman 2 dari 5
(rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads