Penarikan tak hanya untuk wilayah Amerika Serikat saja. Dilaporkan Nikkei, Minggu (8/5/2016), Honda bakal menarik airbag pada kendaraan yang dipasarkan di wilayah Eropa, Asia, Oseania, serta Amerika Latin.
Bersama pabrikan mobil lainnya, Honda telah diperintakan oleh pihak otoritas Amerika Serikat untuk menarik semua unit yang tidak mnengandung pengering pada airbag. Hal itu dapat memicu terjadinya ledakan yang memburuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) juga memerintahkan kepada Takata untuk menarik 35 juta hingga 40 juta airbag yang terpasang pada mobil-mobil di Amerika Serikat.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah model Honda yang menggunakan airbag Takata telah merenggut nyawa. Salah satunya kasus yang terjadi di Texas, Amerika Serikat.
Seorang pengemudi Honda Civic buatan tahun 2002 tewas akibat menabrak bagian belakang Honda CR-V yang sedang menunggu situasi lalu lintas kosong untuk berbelok ke kiri. Pengemudi Civic ini tidak memacu mobil dengan kecepatan mobil. Dia juga mengenakan sabuk pengaman.
Meski tidak ngebut dan masih menggunakan sabuk pengaman, korban yang merupakan wanita berusia 17 tahun ini tewas akibat ledakan airbag yang berlebihan. Dikatakan, pecahan logam pada perangkat airbag Takata mengenai leher dan arteri karotis korban. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. (nkn/nkn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini