"Kami menyebutnya dengan Red Area. Sebuah daerah yang kemungkinan besar akan sulit kami memberikan pembiayaan di wilayah tersebut. Karena possibility kredit macet sangat besar di wilayah tersebut," ucap President Director-CEO PT Mandiri Utama Finance, Stanley Atmadja, saat dihubungi detikOto, Rabu (4/5/2016).
Sehingga dirinya menjamin, Mandiri Utama Finance bisa dikatakan akan terhindar dari kasus LSM yang nakal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soalnya jika ada konsumen yang ingin mengajukan pemohonan biaya, maka kita akan tolak karena wilayah tersebut masuk dalam jalur Red Area. Meski kami tidak mengatakannya secara terang-terangan, paling konsumen hanya tahu kalau ditolak saja," tambahnya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin