Fortune melansir hasil survei J.D Power dimana pada pembeli yang lahir pada tahun diantara 1977 hingga 1994 mau membayar $3.000 (Rp 39 juta) atau lebih untuk sebuah sistem mobil otonom.
"Tingkat kepercayaan pada sistem tersebut secara langsung berhubungan dengan tingkat minat pembeli mobil pada teknologi baru," kata Direktur Eksekutif J.D Power Kristin Kolodge, Jumat (29/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dok Volvo |
Selain itu, dari hasil survei juga menunjukkan bahwa peminat mobil otonom menginginkan mobil yang aman dan memiliki fitur keselamatan.
Mereka juga meminta sistem teknologi terkini yang dapat mencegah mobil dari peretasan. Di Amerika Serikat, mobil otonom ditargetkan mulai mengaspal di jalanan pada 2020 mendatang (nkn/ddn)












































dok Volvo
Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM