Airbag Bermasalah, BMW Indonesia Tarik Sedan Paling Mewah, Seri 7

Airbag Bermasalah, BMW Indonesia Tarik Sedan Paling Mewah, Seri 7

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 29 Apr 2016 07:27 WIB
Airbag Bermasalah, BMW Indonesia Tarik Sedan Paling Mewah, Seri 7
Foto: M Luthfi Andika
Jakarta - BMW Indonesia akan menarik sedan paling mewah, Seri 7. Panarikan itu dilakukan karena airbag pada BMW Seri 7 bermasalah dan harus diganti.

"Ini memang adalah kampanye teknis dari BMW karena kami ingin memastikan bahwa memang kendaraan yang digunakan oleh konsumen, terutama BMW seri 7 sesuai dengan ekspektasi konsumen," kata Head of Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'tania usai peluncuran BMW M2 Coupe di Jakarta.

Tindakan penarikan BMW Seri 7 ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penggunanya. Menurut Jodie, beberapa BMW Seri 7 yang baru diluncurkan sudah ada di tangan konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah beberapa yang ada di tangan konsumen. Yang masih ada di BMW akan dilakukan (penggantian airbag) secara mandiri dan secara langsung. Untuk secara jumlah itu tidak banyak, jumlahnya memang saya tidak tahu persis," ucap Jodie.

Dia mengatakan, konsumen yang sudah membeli BMW Seri 7 akan langsung dihubungi oleh diler. Konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memperbaiki airbag pada BMW Seri 7.

"Konsumen akan langsung dihubungi oleh diler. Dan untuk perbaikan bisa dilakukan secara cepat dan tidak ada biaya sama sekali," tegas Jodie.

Menurutnya, pihak diler BMW akan mengatur jadwal perbaikan komponen airbag Seri 7. "Karena BMW Seri 7 itu kan premium class jadi treatment-nya akan sangat berbeda. Semua dikembalikan kembali ke diler resmi," ujarnya.

Jodie mengatakan, dalam kondisi yang jarang terjadi, perangkat airbag berpotensi tidak berfungsi. Meski sangat jarang terjadi, BMW tetap memperbaiki komponen keselamatan itu. Karenanya, airbag pada BMW Seri 7 harus diganti.

"Pada saat kecepatan tinggi yang sangat jarang terjadi itu bisa sedikit bermasalah di unit airbag. Jadi unit airbag harus diganti. Sangat jarang terjadi. Tapi kami pasti bertanggung jawab demi keamanan dan keselamatan konsumen," ucap Jodie. (rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads