Transmisi Bikin Bingung, Fiat Chrysler Recall 1,1 Juta Mobil

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Senin, 25 Apr 2016 07:58 WIB
Foto: Reuters
Detroit - Produsen mobil Fiat Chrysler Automobiles sedang melakukan penarikan kembali sekitar 1,1 juta kendaraan di seluruh dunia. Mayoritas mobil yang ditarik ada di Amerika Serikat.

Masalah yang dialami ternyata pengendara dibikin bingung dengan transmisi mobil. Saat diparkir dengan transmisi di posisi P, kendaraan malah nyelonong sendiri. Sebagai hasilnya, total ada 41 kecelakaan yang terjadi.

Di Amerika seperti dilansir USA Today, Senin (25/4/2016) recall terjadi pada model Dodge Charger dan Chrysler 300 serta Jeep Grand Cherokee model 2014-2015. Recall juga terjadi di Kanada sebanyak 52.144 unit, Meksiko 16.805 unit dan 248.667 di negara lain.

Salah seorang pengendara di Walton, Indiana mengatakan dia meninggalkan mesin Jeep Grand Cherokee model 2015 menyala saat berhenti sejenak untuk mengirim DVD. Dia mengaku sudah mengatur transmisi dengan benar saat parkir.

"Anak saya, 23 tahun, yang sedang duduk di kursi penumpang berteriak, ' Ayah mobil jalan sendiri'. Saya langsung kembali ke dalam mobil dan menginjak pedal rem saya melihat indikator perpindahan gigi dan saya dengan pelan-pelan memindahkan transmisi ke P," ujarnya.

Kebingungan tidak hanya terjadi pada pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraan. Salah seorang pengendara di Rochester Hills, Michigan malah tabrakan gara-gara transmisi yang kacau.

"Saya berniat untuk mundur, saya pindahkan gigi ke posisi R (Reverse), mobil tidak mundur, tapi malah menabrak mobil lain yang diparkirkan di seberang jalan," ujarnya.

Ahli dari Safety Research and Strategies, Sean Kean mengatakan transmisi yang bikin bingung ini terjadi karena adanya kegagalan para insinyur untuk mengantisipasi setiap skenario pengendara dalam memindahkan transmisi.

Di masa lalu, transmisi mekanis masih menggunakan sistem mekanis, dan mudah untuk memastikan mobil berada dalam posisi gigi yang benar. Namun saat ini, semuanya sudah diganti secara elektronik yang justru menimbulkan kebingungan.

"Angka kecelakaannya tergolong tinggi. Saya rasa ini terjadi karena faktor rekayasa teknik yang kurang dan kurangnya teknologi fail-safes yang mencegah terjadinya kesalahan," ujarnya.

Meskipun mobil sekarang memberikan peringatan saat pintu pengemudi terbuka kala mobil masih menyala, hal itu dinilai belum cukup. Fiat Chrysler mengatakan mereka akan meningkatkan peringatan dan memodifikasi setingan di transmisi jadi kendaraan tidak akan bergerak saat tengah diparkir dalam kondisi tertentu. (ddn/ddn)