Seperti yang dikatakan Chairman Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hadi Rurjadipradja.
"Merakit mungkin tidak akan sulit, namun yang sulit ialah pendalaman-nya (memproduksi komponen di Indonesia-Red) yang nilai tambahnya ada, itu yang repot," kata Hadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga dukungan pemerintah, seperti apalagi nih yang diharapkan pelaku industri komponen Indonesia. Apakah dukungan pembiayaan bisa menjadi perangsang perkembangan industri komponen di Indonesia?
"Sekarang kalau kita pinjam di bank lokal dikasih berapa? Kalau kita meminjam ke bank berapa persen (bunga-nya)? Semuanya memang butuh uang, tapi kebijakan harmonis pemerintah yang berperan," katanya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi