Seperti dilansir Autoevolution, Kamis (17/3/2016), pada awal 2016, insinyur PSA Peugeot Citroen mulai kembali menguji teknologi otonom yang disematkan di Citroen Grand C4 Picasso. Mobil itu diuji dengan mengambil jalur dari Paris ke Belchamp tanpa bantuan pengemudi manusia.
Mobil otonom Citroen mampu menyesuaikan kecepatan di kondisi jalan dan lalu lintas. Mobil itu juga bisa berpindah jalur untuk menyalip kendaraan yang lebih lambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perjalanan yang dibuat oleh prototipe kami membuktikan bahwa kendaraan otonom tidak lagi soal fiksi ilimiah. Ini mengantarkan ke era baru mobilitas yang saya kira benar-benar menarik," kata Chairman of the managing board of PSA Peugeot Citroen Carlos Tavares.
Mobil otonom ini memiliki sistem onboard yang luas. Mobil ini dilengkapi radar, pengereman dan akselerasi otomatis, kemudi otomatis, GPS dan kamera digital.
PSA Peugeot Citroen berharap, mobil otonom siap diproduksi massal sebelum akhir dekade ini. Namun, tahap awal mobil otonom tidak akan menjadi mobil otonom sepenuhnya. Artinya, mode otonom bisa diaktifkan di beberapa situasi dan masih tetap memerlukan intervensi pengemudi manusia jika diperlukan. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu