Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 14 Maret 2016, 13:34 WIB

Menperin: Esemka Lebih Cocok Jadi Mobil Pedesaan

Ardan Adhi Chandra - detikOto
Menperin: Esemka Lebih Cocok Jadi Mobil Pedesaan Foto: detikOto
Jakarta - Setelah kabar Esemka tengah membangun infrastruktur produksi di Boyolali Jawa Tengah mencuat, Menteri Perindustrian Saleh Husin mengakui mendengar hal tersebut. Lalu bagaimana tanggapan Saleh Husin?

"Iya saya pernah dengar, tapi saya belum dapat informasi resmi. Mereka (Esemka) kalau enggak salah mau fokus ke angkutan pedesaan," ujar Menteri Perindustrian Saleh Husin usai seminar mengenai kemitraan Indonesia dan Belgia di bidang teknologi bertajuk 'Belgium-Indonesia Technology Partnership: A Perfect Match', di Grand Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, Senin (14/3/2016).

Namun Saleh Husin menilai, Esemka bakal lebih cocok untuk menjadi kendaraan pedesaan.

"Iya saya dengar dia mau fokus untuk angkutan pedesaan. Saya kira itu yang paling tepat karena dengan market yang begitu kompetitif, persaingan yang begitu ketat, saya kira perlu jeli untuk mau masuk ke market mana," ucap Saleh Husin.

Sebelumnya dalam pemberitaan detikOto, Humas PT Solo Manufaktur Kreasi/Esemka Dwi Budhi Martono mengkonfirmasi, pihaknya sedang mempersiapkan infrastruktur produksi. Infrastruktur produksi yang dimaksud tengah dibangun di Boyolali, Jawa Tengah.

"Baru tahapan mempersiapkan infrastruktur produksi. Di Boyolali. Setahu aku sudah jalan di lapangan. Sudah sejak Januari lah sudah jalan," kata pria yang akrab disapa Toto kepada detikOto beberapa waktu lalu.

Sayangnya, Toto belum bisa menginformasikan kapan pabrik perakitan mobil Esemka itu rampung dibangun. Kapasitas produksinya pun belum bisa diinformasikan oleh Toto.

"Selesainya kapan, plan itu aku enggak tahu. Tapi yang jelas itu sudah ada persiapan infrastruktur produksi. Kalau plan produksinya aku belum tahu persis ya," sebut Toto.

Menurutnya, proses desain dan teknis kendaraan sudah dipersiapkan. Jika pabrik sudah selesai dibangun, mobil Esemka siap diproduksi.

"Kalau desain untuk mobilnya, teknis kendaraannya sudah dipersiapkan," kata Toto.

Nantinya Esemka akan berfokus pada kendaraan yang membantu pengembangan perekonomian masyarakat dengan ekonomi menengah. Salah satu model yang bisa membantu perekonomian adalah pikap Esemka Bima.

"Esemka itu kan konsentrasi di kendaraan-kendaraan yang bisa membantu mengembangkan perekonomian dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Sehingga dikonsentrasikan ke mobil-mobil yang bisa meningkatkan produktivitas. Contohnya pikap. Kendaraan niaga lah. Ya seperti Esemka Bima," katanya. (lth/rgr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed