Dijelaskan anggota Dewan Energi Nasional Rinaldy Dalimi kendaraan bermotor di Indonesia saat ini belum banyak yang menggunakan tenaga listrik. Sementara sumber tenaga listrik masih dihasilkan oleh bahan bakar fosil seperti batu bata dan minyak bumi yang menjadikan energi yang dihasilkan belum efisien.
"Kenapa sekarang kita enggak pakai mobil listrik karena sumbernya masih dari fosil seperti batu bara dan minyak jadi listrik efisiensinya kecil. Sama saja kita menggunakan mobil listrik tapi menggunakan BBM," kata Rinaldy, Sabtu (5/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan tersebut disusun untuk mempercepat pemanfaatan energi listrik untuk kendaraan bermotor Ditargetkan pada 2025, sebanyak 2.200 unit kendaraan roda empat telah menggunakan tenaga listrik.
"Kita minta pemerintah mengembangkan produk bertahap sebanyak 2.200 unit kendaraan roda 4 bertenaga listrik pada 2025. Ini dorongan, bisa saja lebih dari ini angkanya," kata Rinaldy.
Bagi produsen otomotif di Indonesia, untuk mendukung program tersebut, pemerintah rencananya akan memberikan insentif untuk setiap produksi mobil maupun motor listrik.
Selain itu, untuk memfasilitasi infrastruktur pengisian tenaga listrik pada kendaraan bermotor, stasiun pengisian akan dibangun secara bertahap dengan target 1.000 unit pada 2025.
"Pemerintah juga akan membuat kebijakan insentif untuk produsen mobil dan motor.Β Stasiun pengisian umum tenaga listrik akan dibangun secara bertahap 1.000 unit pada 2025," tandasnya.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk