Jika di Indonesia sebelumnya lebih banyak menggunakan mesin tempel kapal 2-tak, kali ini Suzuki terus mengampanyekan penggunaan mesin OBM 4-tak yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya adalah pembuktian ketangguhan mesin OBM yang bisa digunakan untuk kegiatan water sport.
Hari ini, Kamis (25/2/2016), SIS melakukan sea trial mesin OBM DF200A. Pengujian mesin OBM ini dilakukan di Zooka Dive & Watersport, Tanjung Benoa, Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Suzuki mengklaim, mesin OBM Suzuki 4 tak ini lebih irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Karena lebih irit dan ramah lingkungan, secara tidak langsung penggunaan mesin 4-tak bisa menjaga kelestarian lingkungan dan penghematan penggunaan bahan bakar.
Mesin outboard DF200A mengaplikasikan Lean Bunr System yaitu sistem yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit. Pada sisi performa, penggunaan Timing Chain dengan Self Adjusting Technology, 2-stage Gear Reduction serta Offset Driveshaft memberikan tambahan tenaga, balance serta mengurangi getaran.
Davy mengatakan, Suzuki OBM mendukung program pemerintah terkait dengan penggunaan teknologi mesin outboard 4-tak. Apalagi, kata Davy, pemerintah saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur maritim, terutama di Indonesia bagian Timur untuk memudahkan transportasi.
"Selain itu, pemerintah juga mengimbau penggunaan mesin 4-tak kepada pelaku maritim di Indonesia guna melestarikan lingkungan dan tentunya menghemat penggunaan bahan bakar. Untuk itu, Suzuki OBM sangat fokus pada pengembangan dan pengenalan teknologi 4-tak yang tidak hanya ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Apalagi harga bahan bakar di Indonesia bagian Timur jauh lebih mahal, maka dibutuhkan mesin outboard yang irit bahan bakar seprti DF200A," kata Davy.
(rgr/ddn)













































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!