Karena seperti diketahui bersama, perubahan minor change pada Terios sudah dilakukan hingga empat kali di Indonesia pada Oktober 2010, Agustus 2013, dan Maret 2015.
"Jika sudah saatnya, nanti saya akan kami beritahu. Kami memang menyiapkan semua produk (untuk hadir di Indonesia-Red). Baik produk yang minor change, major change, dan perubahan produk secara total. Tapi jujur saya belum bisa mengatakannya sekarang," ujar Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra, Di Sunter Jakarta, Kamis (18/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Layaknya mesin diesel panasnya kan belakangan. Kemarin ada mobil yang teman-teman sebut (awak media-red) sebagai salah satu mobil terbaik, saat peluncurannya itu memang luar biasa (penjualannya-red). Tapi setelah itu penjualannya tidak banyak," ucap Amel.
Β
"Ini menandakan produk baru tidak serta-merta akan meningkatkan pasar (market share penjualan-Red). Namun saat kami memperkenalkan Terios pertama kali, kami bisa menjual hingga 1.500 unit setiap bulannya. Dan saat ini kami masih bisa menjual Terios di angka 1.000-an unit,yang menandakan Terios masih digemari di Indonesia," katanya.
Alasan Terios tetap dipilih oleh konsumen di Indonesia, tidak lepas dari keuntungan lebih saat memilikinya.
"Produk baru itu untuk eksis saja di Indonesia. Padahal produk baru saja tidak hanya cukup. Daihatsu akan memberikan kesan 'peace of mind' kepada setiap produk kami, misalnya seperti harga, spare part yang terjamin, serta produk terbaik. Oleh sebab itu Terios kami masih dipercaya," katanya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...