Mobil Baru Melorot, Mobil Bekas Malah Naik 30 Persen

Mobil Baru Melorot, Mobil Bekas Malah Naik 30 Persen

Niken Purnamasari - detikOto
Rabu, 17 Feb 2016 16:29 WIB
Mobil Baru Melorot, Mobil Bekas Malah Naik 30 Persen
Foto: Rengga Sancaya
Tangerang - Penjualan mobil di Indonesia sepanjang 2015 mengalami penurunan hingga 16 persen. Namun, beda halnya dengan penjualan mobil bekas atau used car yang mengalami peningkatan hingga 30 persen.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat wholesales penjualan mobil sepanjang 2015 yaitu 1.013.291 unit. Turun 16 persen dibanding tahun lalu. Lemahnya ekonomi global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar, menjadi salah satu penyebab turunnya penjualan mobil di Indonesia.

Direktur PT Serasi Autoraya yang menaungi perusahaan penjualan mobil bekas, Mobil88, Hadi Winarto mengatakan untuk penjualan mobil bekas tahun 2015 menggambarkan kondisi yang sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjualan used car meningkat hingga 30 persen dibanding tahun lalu. Sekitar 25 ribu hingga 35 ribu unit mobil bekas laris manis terjual tahun lalu. Sementara segmen mobil yang banyak diminati yakni model mobil buatan mulai tahun 2010.

"Tahun lalu bisnis used car bagus. Meningkat lumayan. Kemarin kita bisa hampir 30 persen. Sekitar lebih dari 30 ribu. Untuk segmen used car yang paling laris di bawah 5 tahun. Itu yang paling banyak," jelas Hadi, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (17/2/2016).

Hadi memandang segmen pasar used car tahun 2016 juga akan mengulang manisnya penjualan seperti tahun lalu. Apalagi melihat kenaikan mobil saat ini membuat masyarakat kalangan menengah berpikir dua kali untuk membeli mobil baru.

"Tahun ini optimistis used car akan tambah bergairah karena kenaikan harga mobil baru sekarang jauh. Dibanding model lama, kenaikannya signifikan," terang Hadi.

"Market kelas bawah yang mau beli mobil dengan budget tertentu tapi ingin mobil yang kelasnya middle, akhirnya beli mobil bekas," tandasnya.


(nkn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads