Seperti diberitakan Reuters, Minggu (14/2/2016), salah seorang pejabat perusahaan mengkonfirmasi bahwa masalahnya sudah selesai. Jadi, proses perakitan sudah bisa dilanjutkan.
"Masalahnya telah diselesaikan," kata pejabat perusahaan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya pada awal pekan ini, GM memutuskan untuk menghentikan operasi perakitan kendaraan untuk sementara. Akhir pekan ini, perakitan mulai beroperasi kembali.
"Kami akan melanjutkan operasi pabrik mulai Minggu, 14 Februari," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, operasi GM Mesir meliputi perakitan truk dan mobil. Pabrik itu membuat 25 persen kendaraan di Mesir. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu