Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (12/2/2016), investasi sebesar itu akan digelontorkan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2019 mendatang. "Kami akan menghabiskan dana sebesar itu untuk pengembangan mesin sekaligus menambah kapasitas produksi di pabrik," papar Bernhard Hell, Wakil Presiden Pengembangan Mesin Daimler AG.
Dia menyebut, pihaknya akan memperkenalkan pengurangan katalis selektif (SCR) di bagian depan mobil berpenggerak roda depan yang berukuran lebih kecil mulai 2019 mendatang. Peranti tersebut dimaksudkan untuk menggantikan sistem penyerap oksida dalam sistem pembuangan gas buang hasil pembakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu