Namun, Hyundai Mobil Indonesia (HMI) tak ingin bernasib seperti kedua agen pemegang merek tersebut. Agen pemegang merek mobil asal Korea Selatan ini punya jurus jitu.
"Pertama harus CKD (rakit kendaraan di Indonesia). Tujuannya menjaga pasokan produk tanpa harus ketergantungan jika ada gonjang-ganjing ekonomi (kurs dolar)," ujar Deputy Marketing Director HMI, Hendrik Wiradjaja, Rabu (10/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Strategi selanjutnya, kata Hendrik adalah menggunakan komponen lokal pada produksi mobilnya. Hal itu bisa membuat Hyundai tidak ketergantungan dengan bahan baku impor.
"Lalu melakukan efisiensi di segala lini," lanjut Hendrik.
Selain itu, HMI juga bakal menghadirkan mobil terbaru. Tahun ini saja, HMI akan meluncurkan 2 model facelift dan 2 produk baru.
"Produk yang akan diluncurkan tentunya sesuai dengan global product launch yang sesuai market Indonesia," sebut Hendrik. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?