Seperti dikutip laman Motoring, Tetsushi Marutani, Drivetrain and Powertrain Assistant Manager Mazda mengatakan, secara pribadi dia melihat mesin rotary yang diimbuhi turbocharger bakal bagus.
"Sebab, menurut saya, kita memerlukan torsi yang melimpah di saat kecepatan rendah. Jadi, jika kita memiliki beberapa kompresor kecil atau turbo itu akan membantu," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin rotary Mazda di Museum Mazda Jepang (Dadan K-detikOto) |
Marutani mengaku bisa berpendapat seperti itu, karena sebelumnya menggunakan Mazda RX-7 generasi kedua. Ternyata mobil itu β yang menggunakan mesin rotary β mampu melesat dengan cepat.
Menurutnya, kini Mazda tengah mengembangkan mesin tersebut, meski di ajang Tokyo Motor Show, Oktober 2015 lalu, cikal bakal mesin rotary generasi anyar telah dipamerkan. "Itu baru langkah awal. Mesin itu harus dikembangkan menjadi lebih baik lagi," ucapnya.
Mazda RX-Vision di Tokyo Motor Show (dok Gizmag) |
Dia menyebut, selain mengusung mesin anyar, mobil yang menggunakan mesin itu juga akan memakai transmisi baru. Bahkan, sistem penggerak rodanya pun baru, yakni penggerak empat roda versi terbaru.
Sebelumnya, sumber lain di Mazda mengatakan, mesin rotary anyar itu berkapasitas 1.600 cc. Namun, tenaga yang dihasilkan mencapai 400 hp. Kabarnya, mesin itu diperkenalkan 2017 mendatang.
(arf/ddn)












































Mesin rotary Mazda di Museum Mazda Jepang (Dadan K-detikOto)
Mazda RX-Vision di Tokyo Motor Show (dok Gizmag)
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk