Apalagi untuk tahun 2016, produsen mobil asal Amerika Serikat itu tidak mengikuti pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan sejak awal kemunculan di Indonesia pada tahun 2002, Ford hanya memasarkan mobil di Indonesia tanpa membangun manufaktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hengkangnya Ford dari Indonesia dianalogikan I Gusti Putu layaknya sebuah tenant di pusat perbelanjaan. Tenant tersebut akan digantikan oleh pendatang baru yang lebih berkembang.
Hal itu dikatakan melihat produsen asal Amerika Serikat lainnya, General Motor yang kembali ke Indonesia untuk berinvestasi dalam pengembangan mobil dengan menggandeng perusahaan China, Wuling.
"Ini (Indonesia) pasar yang besar, yang bagus. Sayang mereka tidak meramaikan. Kalau di Indonesia kayak shopping mall, saya kehilangan tenant tapi yang di pojok. Sekarang mau diisi tetangganya yang lebih berkembang," tandasnya.
![]() |













































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk