Untuk meningkatkan layanan purna jual, Daihatsu mengadakan kontes kemampuan teknik yang diikuti teknisi, foreman (kepala regu) dan service advisor. Kontes ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas teknisi Daihatsu.
Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra mengatakan, di Indonesia, bisnis otomotif tidak seperti lari sprint yang hanya memerlukan kecepatan. Namun, bisnis otomotif sama seperti lari marathon yang memerlukan stamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mencontohkan, beberapa tahun lalu industri otomotif Indonesia khususnya roda dua diserbu motor China. Namun, motor dari China itu tak bertahan lama lantaran tidak memiliki layanan purna jual.
"Teman-teman ingat? Beberapa tahun lalu ada serbuan motor China. Tapi sekarang hilang. Kenapa? Karena motor yang kecil saja butuh aftersales. Tanpa aftersales pasti mati," kata Amel.
Dia melihat, point after sales menjadi kunci kesuksesan. Tak heran, Daihatsu menyiapkan teknisi terbaik.
"Kami menyiapkan teknisi yang andal melalui kompetisi ini. Kami yakin kompetisi teknik ini bisa meningkatkan kemampuan. Ini kunci kesuksesanDaihatsu untuk memenangkan kompetisi di Industri otomotif Indonesia," sebutAmel.












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk