Dilansir Asahi Shimbun, Rabu (20/1/2016), memang belum jelas bentuk kolaborasi kedua pabrikan beda benua ini. Namun pabrik itu baru sebatas untuk memproduksi salah satu komponen inti mobil hidrogen yakni sel bahan bakarnya saja.
Kolaborasi keduanya pabrikan ini memang bukan kali pertama terjadi. Keduanya pernah memproduksi tangki hidrogen bersama pada 2013 kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kolaborasi antar pabrikan ini tidak hanya dilakukan Honda dan GM. Sebelumnya Toyota dan BMW mengumumkan kolaborasi mereka dalam memproduksi sel bahan bakar. Sementara Nissan, Ford berkongsi dengan Daimler. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta