Jika Ada Barkode di Mobil, Jangan Anggap Remeh Keberadaannya

Jika Ada Barkode di Mobil, Jangan Anggap Remeh Keberadaannya

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 08 Jan 2016 10:30 WIB
Jika Ada Barkode di Mobil, Jangan Anggap Remeh Keberadaannya
Foto: CarAdvice
Sydney - Sejumlah pabrikan otomotif telah menggunakan tanda kode atau barcode untuk melacak riwayat produksi dari komponen-komponen yang digunakan dan potensi bahaya, terutama di mobil mewah dan mobil berteknologi tinggi. Β 

Bagi konsumen disarankan untuk mempelajari buku manual sekaligus mencoba penggunaannya agar tak gagap ketika suatu saat dibutuhkan.

Seperti dilaporkan Car Advice, Jumat (8/1/2016), seorang pembacanya mempertanyakan barkode dengan tambahan hurup QR di sebuah mobil mewah Mercedes-Benz anyar yang baru dibelinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya baru saja membeli baru C-Class dan ada barcode lucu bertulis QR di bawah flap bahan bakar. Apa ini? Apa saya telah saya memenangi sesuatu," ujarnya.

Kode QR itu adalahΒ  singkatan dari Quick Response, adalah sebuah alternatif untuk barcode konvensional. Kode-kode itu, awalnya dikembangkan di Jepang sebagai cara untuk melacak komponen otomotif selama produksi.

Kode ini menjadi populer setelah produsen telepon seluler (ponsel) menggunakannya untuk menanamkan link website atau email yang bisa dibaca oleh kamera smartphone.

Sementara, pabrikan mobil mewah menggunakan kode tersebut untuk mengkases ke linkΒ  kartu pintar untuk mengetahui dan merinci bagian-bagian yang senstif dengan potensi bahaya jika terjadi kecelakaan.

Sistem itu untuk mengetahui penempatan airbag, tangki bahan bakar, dan baterai yang bisa dipindai dengan kamera ponsel dan sekaligus ditampilkan pada layar ponsel.

Stiker kode itu umumnya ditempel pada lipatan penutup saluran ke tangki bahan bakar dan di sisi berlawanan dari mobil - biasanya di pintu-kusen - sehingga informasi dapat diakses dari kedua sisi. Informasi seperti itu sangat penting terutama bagi pengguna mobi.

Selain itu, bagi mobil berteknologi hybrid atau mobil listrik. Informasi tentang bagaimana mengantisipasi bahaya, memperlakukan perangkat-perangkat pendukung seperti motor listrik, baterai, dan sekaligus cara mengatasinya jika terjadi masalah, ada di sticker atau barkode.

Jika terjadi kecelakaan, pengguna mobil akan dengan mudah memutuskan baterai, atau untuk mencegah risiko fatal seperti risiko kebakaran. Kabarnya, sejumlah pabrikan mobil mewah – salah satunya Mercedes - menawarkan untuk memasang sticker atau barcode seperti itu.

(arf/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads