Seperti diberitakan Sun Times, Selasa (5/1/2016), selain seorang pekerja tewas, seorang buruh lainnya juga harus dibawa ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Insiden ini terjadi akhir pekan lalu.
Dilaporkan, dinding beton sebesar 2x2 meter roboh di pabrik itu. Ford menyebut, ini merupakan kecelakaan konstruksi. Penyebab runtuhnya dinding ini belum diidentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban tewas teridentifikasi bernama John J. Jaloway sebagai pekerja kontrak berusia 45 tahun. Korban lainnya yakni karyawan berusia 48 tahun, terluka ketika mencoba menolong korban tewas. Korban luka dirawat dalam kondisi kritis setelah sepotong beton menimpa kakinya.
Dilansir Autoblog, pabrik perakitan di Chicago adalah pabrik Ford tertua. Pabrik ini dibuka pada 1924 untuk memproduksi Model T dan telah merakit banyak model selama puluhan tahun.
Saat ini, pabrik itu tengah memproduksi Taurus dan Explorer, Police Interceptor, dan Lincoln MKS yang semuanya menggunakan platform D3. Pabrik yang terletak di Chicago Selatan ini mempekerjakan lebih dari 4.000 pekerja.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk