Honda Motor Company telah mengonfirmasi terkait korban kasus airbag Takata yang bermasalah di mobil buatannya. Sebanyak 9 orang tewas akibat airbag Takata.
Seperti dilansir Reuters, Minggu (3/1/2016), Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat atau NHTSA melaporkan korban ke-9 yang tewas akibat airbag Takata yang bermasalah adalah remaja berusia 13 tahun. Ia mengemudikan Honda Accord tahun 2001 tanpa izin dari orangtua.
Naas, mobil tersebut mengalami tabrakan dan airbag tidak dapat berfungsi dengan baik untuk mengurangi fatalitas. Remaja itu akhirnya meninggal dunia pada Juli 2015. Sebelumnya seorang ibu yang tengah hamil juga dikabarkan meninggal dunia usai saat mengalami kecelakaan di mobil Honda. Kejadian tersebut terjadi di Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat sederetan kasus airbag yang mencederai dan menewaskan banyak orang, Takata didenda US$ 70 juta atau sekitar Rp 968 miliar serta US$ 130 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar untuk penyelesaian hukum pada NHTSA.
(nkn/arf)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk