Isu Kenaikan Harga Picu Kenaikan Penjualan Mobil di Malaysia

Isu Kenaikan Harga Picu Kenaikan Penjualan Mobil di Malaysia

Arif Arianto - detikOto
Selasa, 29 Des 2015 07:57 WIB
Isu Kenaikan Harga Picu Kenaikan Penjualan Mobil di Malaysia
dok.Paultan
Kuala Lumpur - Berbeda dengan di Indonesia, penjualan mobil di Malaysia di bulan-bulan terakhir tahun ini sedikit mengalami kenaikan. Gencarnya promosi dari diler serta isu rencana kenaikan harga kendaraan menjadi pemicunya.

Seperti dilaporkan Paultan, Selasa (29/12/2015), pernyataan Malaysia Automotive Association (MAA) menyebut, sepanjang November lalu penjualan di Malaysia naik 0,5 persen atau sebanyak 299 unit. Walhasil, penjualan di bulan itu mencapai 56.092 unit.

Jumlah itu terdiri dari 49.348 unit kendaraan penumpang. Sedangkan 6.744 unit sisanya kendaraan komersial

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MAA menyebut, dengan tambahan penjualan sepanjang November itu, maka jumlah kumulatif sepanjang januari hingga November menjadi 597.273 unit. Namun, jika dibanding periode yang sama tahun lalu – yakni 601.827 unit - jumlah tersebut turun 1 persen.

Mengutip beberapa sumber, MAA mengatakan, kenaikan penjualan sepanjang November itu dipicu oleh diler yang agresif menggelar program promosi. Selain itu perusahaan otomotif telah mengumukan potensi kenaikan harga kendaraan pada 2016 mendatang.

Asosiasi berharap kenaikan volume penjualan pada November itu juga berlanjut pada Desember ini. Soalnya, kampanye yang dilakukan diler juga masih terus berlangsung, sementara tak sedikit calon pembeli yang khawatir dengan kenaikan harga mobil.

Diantara pabrikan yang menyatakan kemungkinan mengerek harga jual adalah Perodua dan Proton. Namun, pembuat mobil lain seperti Volkswagen telah menyatakan bahwa harga mereka akan tetap tidak berubah untuk saat ini

Sedangkan di Indonesia, seperti dilaporkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dan kendaraan komersial sepanjang November hanya 86.979 unit. Jumlah itu menurun 5 persen dibanding bulan yang sama 2014 yang sebanyak 91.327 unit.

(arf/arf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads