Seperti dilaporkan Paultan, Selasa (29/12/2015), pernyataan Malaysia Automotive Association (MAA) menyebut, sepanjang November lalu penjualan di Malaysia naik 0,5 persen atau sebanyak 299 unit. Walhasil, penjualan di bulan itu mencapai 56.092 unit.
Jumlah itu terdiri dari 49.348 unit kendaraan penumpang. Sedangkan 6.744 unit sisanya kendaraan komersial
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip beberapa sumber, MAA mengatakan, kenaikan penjualan sepanjang November itu dipicu oleh diler yang agresif menggelar program promosi. Selain itu perusahaan otomotif telah mengumukan potensi kenaikan harga kendaraan pada 2016 mendatang.
Asosiasi berharap kenaikan volume penjualan pada November itu juga berlanjut pada Desember ini. Soalnya, kampanye yang dilakukan diler juga masih terus berlangsung, sementara tak sedikit calon pembeli yang khawatir dengan kenaikan harga mobil.
Diantara pabrikan yang menyatakan kemungkinan mengerek harga jual adalah Perodua dan Proton. Namun, pembuat mobil lain seperti Volkswagen telah menyatakan bahwa harga mereka akan tetap tidak berubah untuk saat ini
Sedangkan di Indonesia, seperti dilaporkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dan kendaraan komersial sepanjang November hanya 86.979 unit. Jumlah itu menurun 5 persen dibanding bulan yang sama 2014 yang sebanyak 91.327 unit.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk