Seperti dilaporkan Worldcarfans, Kamis (16/12/2015), pengungkapan keberadaan mobil ini dilakukan melalui laman facebook oleh diler Rolls-Royce di Jenewa, Swiss. Diler itu menyebut, meski menyandang nama Carbon Fiber, namun bukan berarti seluruh mobil ini menggunakan bahan serat karbon.
Sejumlah bagian masih menggunakan bodi dari bahan baja plus alumunium standar. Walhasil, bobotnya mencapai 2.440 kilogram dalam spesifikasi standar Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, pelek mobil itu menggunakan padu-padan dua warna atau two βtone. Tampilan itulah yang kemudian dinamai sebagai Carbon-Fiber.
Material serat karbon baru terlihat kentara di bagian kabin untuk menggantikan material lain. Trim kayu misalnya, telah digantikan oleh banyak panel carbon fiber yang dikombinasikan dengan lapisan kulit berwarna hitam. Aksen warna merah membuat tampilan semakin serasi.
Sedangkan plafon Starlight, yang proses pengerjaannya 9-17 jam, tampil begitu menawan. Adapun side sill dihiasi plakat edisi spesial dari bahan aluminium.
Hanya, hingga kini Rolls-Royce belum menyebut harga varian khusus tersebut.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!