Tiga mobil bertenaga listrik mendapat tempat di daftar 10 mesin terbaik versi WardsAuto untuk pertama kalinya. Mobil ramah lingkungan itu bergabung dengan mesin bakar lainnya.
"Ini adalah daftar yang sarat dengan inovasi, dari hybrid hingga muscle car. Kami memiliki tiga terobosan drivetrain listrik untuk pertama kalinya," kata Direktur Konten WardsAuto, Drew Winter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang dinilai adalah tenaga, torsi, spesifikasi komparatis, redaman kebisingan, efisiensi bahan bakar dan penerapan teknologi baru. Apa saja 10 mesin terbaik 2015?
1. Mesin BMW 3.0L Turbocharged DOHC 6 Silinder Segaris (BMW 340i)
|
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
|
Mesin bertenaga 320 daya kuda ini menggantikan mesin N55 turbo 3.0L yang juga meraih penghargaan pada 2011 hingga 2013. Dengan twin-scroll turbocharger yang lebih besar, rasio kompresi tinggi dan keseimbangan sempurna berkat layout silinder segaris, BMW membuktikan bahwa sebuah mesin tidak perlu menyajikan angka daya kuda dan torsi yang ekstrem untuk menyajikan pengalaman berkendara yang mendebarkan.
Selama pengujian, konsumsi bahan bakar mesin ini sebesar 9,4 liter/100 km.
2. Mesin General Motors 3.6L DOHC V6 (Chevrolet Camaro/Cadillac ATS)
|
Foto: Dok. Chevrolet
|
Mesin naturally aspirated ini memiliki tenaga 335 daya kuda. Mesin ini juga menyajikan torsi berlimpah di gigi kelima dan keenam.
Tak ketinggalan perangkat tambahan efisiensi seperti Active Fuel Management cylinder deactivation yang memotong asupan udara dan bahan bakar ke dua silinder ketika mobil tidak mengangkut beban banyak. Hasilnya, penilaian konsumsi bahan bakar sebesar 9,8 liter/100 km dengan menggunakan Cadillac ATS.
3. Gabungan Mesin DOHC 1.5L 4 Silnder dan Motor Listrik 120 kW (Chevrolet Volt)
|
Foto: Dok. Chevrolet
|
Motor listrik Volt terbaru ini bisa menjangkau jarak 85 km, naik 61 km dari generasi sebelumnya. Volt dinilai menyenangkan, tenang dan responsif.
Selama pengujian sejauh 365 km dalam sekali pengisian listrik, penguji meraih angka konsumsi bahan bakar sebesar 5,3 liter/100 km. Namun, jika listrik diisi setiap hari dalam seminggu, efisiensi bahan bakar lebih irit lagi menjadi 1 liter/100 km.
4. Mesin V8 5.2L DOHC (Ford Shelby GT350 Mustang)
|
Foto: Dok. Ford
|
Dengan flat-plane crankshaft dan lapisan silinder Plasma Transfer Wire Arc yang ringan, mesin ini mampu digeber hingga batas redline 8.250 rpm. Mesin ini menerapkan sistem injeksi bahan bakar dengan transmisi manual 6 percepatan.
5. Gabungan Mesin DOHC 2.0L 4 Silinder dengan Motor Listrik 50-kW (Hyundai Sonata PHEV)
|
Foto: Dok. Hyundai
|
Baterai Sonata ini bisa membawa mobil hingga jarak 43 km. Selanjutnya setelah 43 km, mesin direct-injection 2.0L mulai bekerja sepenuhnya. Pengisian baterai pun hanya membutuhkan waktu 2,7 jam dengan soket 240 volt dan 9 jam dengan soket 120 volt.
Konsumsi listrik mobil ini juga lebih irit berkat adanya perangkat yang memungkinkan regenerasi secara agresif ketika deselerasi dan pengereman. Dalam pengujiannya dengan menggabungkan mesin bakar dan motor listrik, penguji mencapai efisiensi bahan bakar sebesar 5,7 dan 2,9 liter per 100 km.
Namun, mobil ini tak hanya hemat. Mesin 2.0L bertanaga 154 daya kuda kompresi tinggi membuat orang puas mengemudi mobil ini.
6. Mesin V6 3.5L DOHC (Nissan Maxima)
|
Foto: Dok. Nissan
|
Mesin di keluarga VQ itu memiliki part baru sebesar 61 persen. Hal itu diterapkan untuk mengurangi gesekan dan berat keseluruhan kendaraan. Head cylinder, intake port dan intermediate locking valve timing terbaru membuat pembakaran lebih sempurna. Intake manifold baru dengan runner yang lebih lebar dan lebih pendek meningkatkan aliran udara.
Mesin ini mampu memberikan tenaga yang halus, dan torsi yang tersedia di putaran menengah. Konsumsi bahan bakarnya hanya 7,8 liter/100 km.
7. Mesin V6 DOHC 3.0L Turbodiesel (Ram 1500 EcoDiesel)
|
Foto: Dok. Ram
|
Dua mesin diesel di kelas pikap dievaluasi oleh penguji. Mesin V6 3.0L yang dibuat di Italia ini menjadi yang terbaik.
Selama sepuluh hari pengujian, efisiensi bahan bakarnya mencapai 9,8 liter/100 km.
8. Mesin DOHC 2.0L Turbocharged 4 Silinder Boxer (Subaru WRX)
|
Foto: Dok. Subaru
|
Mesin ini mampu memproduksi tenaga hingga 268 daya kuda dengan torsi 350 Nm.
Tahun ini, ada delapan mesin 4 silinder turbo terbaik. Dan Subaru WRX memanfaatkan keuntungan matematik dengan berat yang lebih ringan, turbocharger twin-scroll dan harga terendah dengan trim Premium.
Mesin ini membuat Subaru WRX mampu berlari cepat, menyenangkan dan bersemangat, tapi juga cocok untuk berkendara sehari-hari. Ini adalah mesin besar yang melengkapi paket-paket berupa mobil sport praktis harga terjangkau, dengan warisan balap reli.
9. Gabungan Mesin DOHC 1.8L 4 Silinder dan Motor Listrik 53-kW (Toyota Prius)
|
Foto: Dok. Toyota
|
Toyota Prius generasi keempat memanfaatkan mesin DOHC 1.8L 4 Silinder bertanaga 95 daya kuda yang dipasangkan dengan dua motor listrik bertenaga 53 kW.
Mobil ini memberikan akselerasi yang mulus dan efisiensi bahan bakar. Selama diuji, konsumsi bahan bakar Prius generasi keempat mencapai 3,8 liter/100 km.
Ada banyak teknologi di Prius ini. Salah satunya adalah penggunaan cooled exhaust-gas recirculation untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menekan emisi.
Prius generasi keempat dinilai lebih senyap dibanding generasi sebelumnya. Sebuah tombol 'Power' mampu memberikan tonjokan lebih saat melalui jalan bebas hambatan.
10. Mesin DOHC 2.0L Turbo/Supercharged 4 Silinder (Volvo XC90)
|
Foto: Dok. Volvo
|
Mesin bertenaga 316 daya kuda dan torsi 400 Nm dinilai memiliki eifisiensi bahan bakar yang lebih baik di kelas Crossover 7 penumpang. Mobil ini juga lebih tenang dan bertenaga.
Pengaturan powerplant injeksi langsung menggunakan forced induction. Supercharging mampu memberikan pukulan langsung dengan turbocharging untuk dilanjutkan di RPM tinggi.
Halaman 2 dari 11












































Komentar Terbanyak
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka