Pertama Kalinya, Penjualan Porsche Tembus 200.000 Unit Lebih

Pertama Kalinya, Penjualan Porsche Tembus 200.000 Unit Lebih

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 10 Des 2015 17:50 WIB
Pertama Kalinya, Penjualan Porsche Tembus 200.000 Unit Lebih
Foto: Michael Buholzer
Stuttgart - Tahun ini, Porsche menorehkan prestasi penjualan yang cukup gemilang. Hingga November lalu, Porsche membukukan penjualan sebanyak 209.894 unit atau penjualannya tembus 200.000 unit untuk pertama kalinya dalam sejarah pabrikan ini.

Pernyataan Porsche yang dilansir Worldcarfans, Kamis (10/12/2015), penjualan kumulatif dari Januari hingga November tahun ini meningkat 24 persen dibanding periode sama tahun lalu. Tahun lalu, selama 11 bulan pertama, pabrikan ini membukukan penjualan sebanyak 189.849 unit.

Pada November saja, penjualan Porsche tercatat sebanyak 18.110 unit, dengan model paling laris Porsche Cayenne. Model ini membukukan penjualan sebanyak 6.579 unit pada bulan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara kumulatif, penjualan Cayenne dari Januari sampai November telah mencapai 68.029 unit. Jumlah ini naik 14 persen dibanding periode yang sama 2014.

PenjualanΒ  terbanyakΒ  terjadi di China. Di Negeri Tirai Bambu itu, Porsche terjual sebanyak 54.302 unit. Jumlah itu naik 34 persen dibanding periode yang samaΒ  tahun lalu.

Negara lain yangΒ  juga banyak menyerap produk Porsche adalah Amerika Serikat. Tercatat, penjualan di Negeri Paman Sam itu mencapai 47.891Β  unit sepanjang 11 bulan pertama. Jumlah itu naik 9 persen dibanding Januari-November 2014.

Sedangkan penyerapan diΒ  seluruhΒ  negara-negara di Eropa tercatat sebanyak 70.509 unit. Jumlah itu naik 30 persenΒ  dibanding tahun lalu. Namun, harap diingat, di wilayah ini terdiri dari beberapa negara, sehingga tak bisa dibandingkan dengan China atau Amerika Serikat yang masing-masing hanya satu negara.

Hanya, apakah pencapaian tersebut bisa menjadi tonggak bagi Porsche untuk mewujudkan targetnya pada 2018 untuk menjual di atas 200.000 unit? Masih menjadi tanda tanya, karena merek ini juga dikait-kaitkan dengan skandal pengujian emisi gas buang mesin V6 TDI 3.0 liter milik VW di Amerika Serikat.

Maklum, VW merupakan perusahaan yang juga berada di bawah payung Grup Volkswagen. (arf/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads