"Nissan memang pemain baru di segmen hybrid. Kami sadar konsumen akan bertanya-tanya mengenai X-Trail hybrid atau butuh pengetahuan lebih jauh," kata GM Perencanaan Produk dan Strategi Pemasaran PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin, di Purwakarta, Jabar, Rabu (11/4/2015).
Karena itu Nissan tidak menargetkan volume penjualan. βKami hanya menargetkan penjualan 5 unit per bulan, kan kalau market leader bisa menjual 10-15 unit perbulan," tambah Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai gambaran, pasar hybrid itu bisa mencapai 200-300 unit setahun. Kalau dikupas itu 95 persennya dikuasai sedan (hybrid-Red). Karena memang adanya itu doang (hanya ada model sedan-Red),"
"Sehingga peluang kita itu besar. Terlebih karakteristik SUV itu sangat cocok dengan jalanan di Indonesia. Selain itu harga yang kami tawarkan itu sangat kompetitif hanya Rp 625 juta, sedangkan yang lainnya (model hybrid lainnya-Red) itu bisa menjual Rp 750 juta," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes