Memang, Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Johnny Darmawan mengatakan, secara penjualan Indonesia sempat melampaui Thailand. Namun, secara industri, Thailand masih mengungguli Indonesia.
"Secara jualan market kita melampaui Thailand, tapi janga bergembira karena (kalau Indonesia ingin unggul), Thailand itu secara fundamental harus di bawah Indonesia. Tapi kan sekarang dia (Thailand) itu di atas indonesia," kata Johnny saat ditemui di arena Jakarta Auto Show (JAS) 2015 di JCC, Senayan, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kalau mau menang secara mental dan funndamental, harusnya otomotif Indonesia itu secara kapasitas harus bersaing, dan kita bersaing dalam hal harga," tegas Johnny.
Johnny menyebut, kapasitas produksi kendaraan bermotor di Thailand sudah cukup besar dibandingkan Indonesia. Di Thailand, kapasitas produksi per tahunnya sudah mencapai 2.5 sampai 2,6 juta per tahun. Sementara di Indonesia baru sebesar 1,9 juta per tahun.
"Kan lihat perkembangan dari 2006. Selalu kita bilang kalau mau jadi industri kita mesti punya kapasitas yang besar. Dulu 700-800 ribu. Dalam 4-5 tahun ini naiknya luar biasa, dari 800 ribu naik ke 1,9 juta. Artinya semua APM (agen pemegang merek) percaya ke Indonesia karena Indonesia ada langkah ke depan. Sementara Thailand sudah dari 6-7 tahun lalu sudah 2,5-2,6 juta. Dan mereka local supllier 2.600, sedangkan Indonesia 400 dan sekarangg berkembang 700 ribuan," jelas Johnny.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk