Kelesuan penjualan mobil mewah tahun ini diakui oleh importir mobil mewah, Prestige Motorcars. Tingginya harga bea masuk yang diterapkan oleh Dirjen Bea Cukai membuat importir mobil mewah terpaksa menaikkan harga mobil hingga 5 persen. Akibatnya, penjualan pun menurun.
"Untuk (harga) mobil mewah seperti sport car naik 5 persen. Hal itu karena bea masuk naik pada 4 minggu yang lalu. Penjualan jadi drop," ungkap Rudy Salim, Presdir Prestige Mororcars, Jumat (16/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kita fokus di mobil eksklusif yang tidak ada di Indonesia seperti Toyota Century dan mobil listrik. Konsumen juga lebih banyak yang memilih mobil second," lanjutnya.
Mobil second yang dijual berkisar mulai dari 2010-an ke atas.
(rgr/rgr)










































