Penjualan Mobil Sport Mewah di Indonesia Ikut Lesu

Penjualan Mobil Sport Mewah di Indonesia Ikut Lesu

Niken Purnamasari - detikOto
Jumat, 16 Okt 2015 17:40 WIB
Penjualan Mobil Sport Mewah di Indonesia Ikut Lesu
Mobil mewah milik konsumen Prestige. Foto: Rangga-detikOto
Jakarta - Penjualan mobil mewah di Indonesia diklaim menurun pada tahun ini. Beberapa hal menjadi faktor melesunya penjualan mobil mewah, salah satunya yakni harga bea masuk yang naik terhadap mobil-mobil impor.

Kelesuan penjualan mobil mewah tahun ini diakui oleh importir mobil mewah, Prestige Motorcars. Tingginya harga bea masuk yang diterapkan oleh Dirjen Bea Cukai membuat importir mobil mewah terpaksa menaikkan harga mobil hingga 5 persen. Akibatnya, penjualan pun menurun.

"Untuk (harga) mobil mewah seperti sport car naik 5 persen. Hal itu karena bea masuk naik pada 4 minggu yang lalu. Penjualan jadi drop," ungkap Rudy Salim, Presdir Prestige Mororcars, Jumat (16/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, melesunya penjualan mobil juga disebabkan menguatnya dolar terhadap nilai rupiah. Konsumen pun beralih pada mobil bekas. Prestige kini juga beralih fokus pada penjualan mobil eksklusif seperti Toyota Century maupun mobil listrik.

"Sekarang kita fokus di mobil eksklusif yang tidak ada di Indonesia seperti Toyota Century dan mobil listrik. Konsumen juga lebih banyak yang memilih mobil second," lanjutnya.

Mobil second yang dijual berkisar mulai dari 2010-an ke atas.

(rgr/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads