Namun, pabrikan mobil super asal Italia itu tetap ingin menambah jumlah produksinya di masa depan. Hal itu merupakan langkah untuk menjawab permintaan konsumen yang makin meningkat.
Seperti diberitakan CNBC, Kamis (15/10/2015), Ferrari berencana meningkatkan produksi sebsar 30 persen. Dari 7.000 unit per tahun akan ditingkatkan menjadi 9.000 unit per tahun pada 2019 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kabar penambahan kapasitas produksi ini sepertinya disayangkan oleh kolektor. Sebab, beberapa kolektor lebih memilih mobil Ferrari karena harga jual mobil bekasnya tak akan jatuh, bahkan bisa lebih mahal.
Meski begitu, ferrari menegaskan akan mempertahankan reputasi eksklusivitas dan kelangkaan. Pabrikan berlogo kuda jungkrak itu juga sengaja memantau dan menjaga volume produksi dan waktu pengiriman untuk mempertahankan eksklusivitasnya.
Ferrari juga akan mempertahankan harga dan reputasi untuk teknologi dan pengerjaan dengan membuat mobil edisi terbatas.
"Kami percaya bahwa kesuksesan kami dalam kegiatan ini menunjukkan nilai Ferrari sebagai merek mewah global yang mutlak," kata Ferrari.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk