Buntut Skandal Emisi, Kantor dan Rumah Karyawan VW Digeledah Aparat

Buntut Skandal Emisi, Kantor dan Rumah Karyawan VW Digeledah Aparat

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 09 Okt 2015 17:39 WIB
Buntut Skandal Emisi, Kantor dan Rumah Karyawan VW Digeledah Aparat
Wolfsburg - Skandal kecurangan dalam uji emisi yang diduga dilakukan oleh Volkswagen (VW) telah berlanjut ke proses penyelidikan. Sekitar 50 orang aparat dari kejaksaan Jerman dikabarkan telah menggeledah kantor pusat VW dan rumah sejumlah karyawan untuk mencari bukti terkiat skandal tersebut.

β€œTarget mereka (aparat adalah mencari) dokumen, dan media digital yang diperlukan untuk melakukan investigasi kriminal terhadap apa yang mereka sebut β€˜perangkat lunak untuk mengelabui’ hasil uji emisi mesin diesel,” bunyi laporan sejumlah media lokal Jerman yang dilansir Autoevolution, Jumat (9/10/2015).

Sementara, meski tak terendus media, namun kabar lain juga menyebut aparat telah melakukan penggeledahan rumah sejumlah karyawan yang diduga mengetahui tentang skandal itu. Operasi itu berlangsung dalam beberapa jam pada pagi hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan mendukung sepenuhnya upaya yang dilakukan kantor kejaksaan dengan penyelidikan atas fakta-fakta kasus itu dan kepada orang yang bertanggung jawab. Sehingga, (kasus ini) benar-benar cepat selesai hingga sampai ke akar masalahnya,” bunyi pernyataan VW dalam sebuah surat elektronik.

VW yang merupakan produsen mobil terbesar di Eropa itu, kini tengah menghadapi masalah besar akibat skandal uji emisi itu. Bahkan, kasus ini telah menyeret semua sub-merek utama yang berada di bawah payung VW Group.

Tak hanya itu, saham pabrikan ini di pasar saham, nilainya juga jatuh, akibat ketidakpastian biaya yang bakal digunakan untuk perbaikan mobil serta denda yang ditetapkan pihak berwenang.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja VW di Amerika Serikat, Michael Horn, yang berbicara kepada anggota parlemen Amerika Serikat mengakui bahwa pihaknya telah memasang perangkat lunak untuk mengakali uji emisi sejak musim semi 2014.

"Pada musim semi 2014 saya diberitahu bahwa ada kemungkinan, ketidaksesuaian emisi (dengan standar yang ditetapkan) akan bisa diperbaiki,” kata Horn dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan parlemen Amerika Serikat.

Kanselir Jerman Angela Merkel terus mendukung VW meski ada skandal emisi yang bisa mempengaruhi industri otomotif Jerman itu.

β€œApa yang terjadi di VW adalah sebuah kesalahan dan itu harus segera bisa diatasi dan diklarifikasi dalam waktu yang cepat,” ujar Merkel saat berbicara dalam pertemuan dengan partai pendukungnya, Partai Uni Demokrat Kristen seperti dilansir Reuters.

Dia meminta VW memberikan penjelasan secara lebih detail dan terbuka, mengingat sektor otomotif merupakan kunci dari ekonomi Jerman. Jerman merupakan produsen mobil terbesar di Eropa, dan merupakan rumah dari BMW, Mercy, dan juga VW.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads