Pemerintah baru saja merilis paket kebijakan ekonomi jilid III Rabu (7/10/2015) kemarin. Salah satu isi dalam paket tersebut yaitu penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar. Lalu apa dampaknya bagi industri otomotif di Indonesia?
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menjawab langsung soal paket kebijakan tersebut. Melalui Sekretaris Jenderal Gaikindo, Noegardjito paket kebijakan tersebut belum ada dampak signifikan bagi industri otomotif.
"Belum. Belum ada pengaruhnya bagi otomotif. Karena yang khusus untuk otomotif enggak ada. Mungkin nanti yang berikutnya (kalau ada paket kebijakan tahap IV)," ujar Noe saat dijumpai detikOto dalam acara Media Day Gaikindo di Jakarta, Kamis (8/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau BBM turun tidak ada pengaruh. Justru kalau naik baru ada pengaruhnya (ke industri otomotif)," ungkap Noe.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM