βYa kalau bicara soal kemungkinan, sangat mungkin sekali. Karena seperti yang Anda lihat, segmen SUV juga berkembang terus di Indonesia. Karakteristik topografi Indonesia juga dinilai orang bagus untuk SUV. Selain itu tren gaya hidup masyarakat,β tutur Regional Director Asia Maserati Fabrizio Cazzioli saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/9/2015).
Menurutnya, perkembangan yang terjadi di Indonesia memang tak lepas dari perkembangan di negara lain. Segmen SUV yang terus berkembang juga didorong oleh tren pabrikan yang menggelontorkan varian SUV dan crossover.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Fransiska Renata, Chief Executive Officer PT PT Auto Trisula Indonesia atau Masertai Indonesia, mengatajan, pihaknya berniat dan memprediksi SUV itu datang ke Indonesia pada tahun depan. Hanya kapan tepatnya, saat ini masih intensif dipelajari.
βKondisi pasar terkait perekonomian, tentu menjadi pertimbangan kami. Tetapi diupayakan pada 2016, untuk mendongkrak penjualan tentunya,β kata dia.
Menurutnya, potensi pasar SUV premium di Indonesia juga memiliki potensi besar seperti halnya SUV pada umumnya. Maklum, SUV kini tak hanya dipersepsi sebagai kendaraan untuk kegiatan luar ruang saja tetapi juga untuk aktivitas resmi bahkan ke kantor atau pertemuan.
βKarena kenyamanan, fitur bahkan gaya desain SUV banyak juga yang tak kalah dengan sedan. Kini tren di masyarakat baik tua maupun muda, banyak yang menggemari SUV sebagai kendaraan harian. Nah, saya kira ini sebuah peluang dan potensi pasar yang bagus,β kata Fransiska.
Maserati Levante mengusung mesin V6 3.000 cc twin-turbocharged yangf bertenaga 410 hp dan mesin V8 3.800 cc twin-turbocharged serta turbodiesel untuk pasar Eropa. Semua pilihan mesin tersebut akan dikawinkan dengan transmisi otomatis dan sistem AWD yang kini digunakan Maserati Quattroporte.
Β
Struktur bodi menggunakan Maserati Ghibli dan Quattroporte sedan. Mobil ini berkapasitas lima orang. Mobil akan diluncurkan pertama kali di dunia pada Geneva Motor Show 2016 mendatang.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer