βProfil konsumen kami, 90 persen pengusaha yang sudah sangat mapan,β kata Regional Sales Manager Central Asia Rolls-Royce, David Kim, kepada detikOto, di Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Hal senada juga diungkapkan Corporate Communications Manager Rolls-Royce Asia Pasifik, Hal Serudin. Menurutnya, sebagai mobil mewah yang juga memberikan program layanan yang bersifat personal, memiliki konsumen setia .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tertariknya kalangan usia muda terhadap model Rolls-Royce itu, menurut Serudin, dikarenakan dua hal. Pertama, sikap konsistensi dari Rolls-Royce yang mempertahankan karakter dan nilai-nilai esensi dari mobil ini yang dijaga sejak merek ini didirikan pada 1904.
βSehingga, ada unsur kebanggaan dari orang yang memilikinya, karena brand image dari merek ini sangat kuat. Terlebih brand value-nya sebagai mobil mewah," ucapnya.
Β
Kedua, meski karakter yang esensial dari mobil itu tak mengalami perubahan, namun gaya desain beberapa model termasuk Rolls-Royce Ghost juga mengalami ubahan sesuai dengan tren yang ada saat ini. βMisalnya, bagian atap dan belakang mobil yang membulat. Ini sesuai dengan tren yang digemari orang muda,β kata Serudin.
Dia menyebut, di sejumlah negara Asia seperti China, India, Taiwan, Malaysia, Singapura, dan Indonesia tak sedikit konsumen dengan rentang usia 30 β 45 tahun yang membeli Rolls-Royce.
βSebagian besar dari mereka mewarisi bisnis keluarga, tetapi ada juga yang membangun sendiri bisnisnya. Di Indonesia juga banyak yang berusia muda, tapi saya tidak bisa menyebutkannya,β paparnya.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu