Rabu, 30 Sep 2015 09:33 WIB

Sekali Lagi, Porsche Menolak Bertanggung Jawab Atas Kematian Paul Walker

Arif Arianto - detikOto
Deadline Deadline
Jakarta - Setelah putri bintang film Fast and Furious, mendiang paul Walker, menggugatnya untuk bertanggung jawab atas kematian Walker karena kecelakaan mobil Prsche Carrera GT, kini Porsche angkat bicara. Namun sekali lagi, pabrikan asal Jerman itu mebnolak untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Pernyataan Porsche yang dilansir Auto Guide, Rabu (30/9/2015), menyebut, pabrikan itu berpegang kepada hasil investigasi yang dilakukan pihak berwenang dan menyimbulkan insiden tersebut disebabkan kesembronoan.

“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami sangat sedih setiap kali ada yang terluka dalam kendaraan Porsche, tapi kami percaya laporan pihak berwenang dalam hal ini jelas menetapkan bahwa kecelakaan tragis ini disebabkan oleh pengemudi yang sembrono dan kecepatan yang berlebihan," bunyi pernyataan itu.

Hasil investigasi juga menyebut, mobil yang dikemudikan Roger Rodas – sahabat Paul Walker – itu melaju dengan kecepatan tinggi yakni 130 – 150 km/jam. Namun hasil itu berbeda dengan investigasi yang dilakukan pengacara keluarga Walker, Jeff Milam.

Menurutnya saat berjalan Roda mengemudikan mobil tersebut dengan kecepatan 100 – 115 km/jam. Hanya, kata Milam, ketika mobil mengalami kecelakaan fitur kontrol kestabilanm dan perlindungan penumpang saat mobil terguling juga tidak ada. Walhasil, Walter dan Rodas tewas seketika di tempat kejadian.

Tak hanya itu, Porsche juga dinilai gagal menginstal tangki bahan bakar sehingga tak mampu mencegah kebakaran di saat mobil mengalami kecelakaan. Namun pernyataan ini berbeda dengan temuan pihak berwenang yang mengatakan mobil telah memenuhi syarat standar keamanan.

Sebelumnya, putri mendiang Paul Walker yakni Meadow Walker yang diwakili oleh pengacaranya, Jeff Milam mengatakan bahwa mobil asal Jerman tersebut memiliki kekurangan dalam fitur keselamatan. Porsche Carrera GT juga disebut oleh pengacara Meadow memiliki sejarah yang kurang baik dalam ketidakstabilan dan pengontrolan.

Ia menuduh Porshce telah gagal untuk melakukan instalasi pada sistem pengendali kestabilan elektronik. Seat belt yang digunakan oleh Paul Walker pada mobil tersebut juga tidak berfungsi dengan baik. Hingga akhirnya Paul terjebak dalam kursi mobil dan mobil pun terbakar.

(arf/arf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed