Buntut dari kasus pemalsuan data emisi gas buang, saham Volkswagen (VW) pun anjlok sebesar 20 persen. Tak hanya berdampak bagi Volkswagen, kasus tersebut juga diperkirakan merambat ke industri mobil asal Jerman lainnya.
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau Environmental Protection Agency (EPA) tidak main-main atas pelanggaran emisi yang dilakukan oleh VW. EPA menyatakan bahwa produsen mobil asal Jerman yang memiliki angka penjualan tertinggi tersebut, menggunakan perangkat lunak untuk mengelabui regulator yang menghitung jumlah emisi gas mobil.
Diberitakan Reuters, Selasa (22/9/2015) pihak Volkswagen terbukti melanggar dan terancam denda sebesar US$ 18 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Perekonomian Jerman, Sigmar Gabriel mengatakan, "Anda akan mengerti mengapa kami khawatir kasus ini akan berdampak pada industri mobil Jerman lainnya. Utamanya Volkswagen yang sangat menderita akan dampak ini."
Chief Executive Volkswagen, Martin Winterkom telah meminta maaf atas pelanggaran yang telah dilakukan. Pihak Volkswagen terancam didenda sebesar $ 18 miliar atas pelanggaran tersebut.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer