Dolar saat ini sudah menembus Rp 14 ribu lebih. Tidak menutup kemungkinan masih akan terus 'terbang' mencapai Rp 15.000. Jelas ini membuat berat pabrikan otomotif seperti BMW. Lalu bagaimana pendapatnya?
"Semuanya pasti berdampak. Tapi, kalau kita sudah memprediksi pergolakan kurs dolar seperti ini," ujar ujar Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania.
"Kita sudah mempersiapkan strategi dari tahun lalu. Karena ini (pergolakan dolar terhadap rupiah) sudah pernah terjadi dari tahun-tahun lalu," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu kami sedang mempelajari model terbaru yang akan kami CKD di Indonesia. Saat ini kan sudah ada Seri 3, Seri 6, X1, X3, X5, dan di tahun 2015 ini ada X5 diesel. Tapi apa yang akan di CKD di Indonesia tahun depan? Nantilah, belum bisa bilang sekarang," tambahnya.
(lth/rgr)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi