Suzuki: Dolar Rp 14.600, Itu Bisa Kacau

Suzuki: Dolar Rp 14.600, Itu Bisa Kacau

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 14 Sep 2015 16:45 WIB
Suzuki: Dolar Rp 14.600, Itu Bisa Kacau
Jakarta - Dolar yang kian menguat seperti saat ini, jelas menjadi kekhawatiran para pelaku industri di Indonesia. Tak Terkecuali industri otomotif, yang masih tergantung nilai tukar dolar terhadap rupiah.

β€œKalau dolar mencapai Rp 14.500 baru kita akan menaikkan harga, kalau dolar mencapai Rp 14.600 ini bisa kacau," ujar Deputy 4W Managing Director PT SIS, Davy J. Tuilan, di Sunter Jakarta Utara, Senin (14/9/2015).

Namun dirinya juga menjelaskan, naiknya harga jual Suzuki tidak semerta-merta akibat semakin menguatnya dolar terhadap rupiah. "Untuk bisa menaikkan harga Suzuki melihat semua faktor. Tidak hanya dari melemahnya rupiah," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Davy juga mengatakan, situasi seperti saat ini membuat Suzuki bergegas untuk bisa melakukan efisiensi. "Oleh sebab itu kami melakukan efisiensi fixed cost. Seperti mengurangi biaya-biaya iklan, dan lain-lainnya," katanya.

"Tapi kita (Suzuki) tidak hanya melulu pangkas fix cost. Apapun yang terjadi mobil harus terus bergerak, quick service, dan penambahan jaringan untuk menambah after sales terus dilakukan," kata Kepala Servis Nasional Roda Dua dan Empat Ricky Patrayudha.

"Bahkan kita langsung datang konsumen untuk melakukan service, jadi kita direct langsung ke konsumen. Seperti di daerah antara Balikpapan dan Samarinda di dalamnya ada 400 APV di dalam kota," tambahnya.

(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads